Banjarsari - Musim kemarau panjang kembali menyisakan persoalan pelik bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Ciamis. Sumber air yang mengering memaksa warga menempuh cara ekstra demi memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.
Merespons krisis air tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Ciamis turun tangan langsung menyalurkan bantuan air bersih. Selama beberapa pekan terakhir, relawan MDMC bergerak menyisir titik-titik krisis di tiga kecamatan terparah, yakni Banjarsari, Pamarican, dan Purwadadi, dengan total penyaluran mencapai 35 ribu liter air bersih.
Aksi kemanusiaan ini berlanjut pada Jumat (11/9/2026). Bertempat di Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, MDMC menggandeng Yayasan Gerakan Amal Baik untuk menyalurkan kembali lima ribu liter air bersih langsung ke pemukiman warga yang membutuhkan.
Langkah kolaboratif ini disadari belum sepenuhnya menuntaskan krisis kekeringan yang melanda kawasan Ciamis Selatan. Namun, kehadiran tangki-tangki air di tengah terik kemarau menjadi ikhtiar nyata dan pelepas dahaga yang sangat berarti bagi warga yang tengah berjuang menghadapi masa-masa sulit.
.png)