STAFMEDIA.MY.ID - Pada hari Jumat, tanggal 5 Januari 2024, Prodi D3 Farmasi STIKes Mucis merayakan tonggak bersejarah dengan meluncurkan program inovatif bernama Farmasi Go Green. Acara peluncuran tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nur Hidayat, S.KM, M.M, serta Ketua Program Studi Farmasi, Apt. Nurhidayati Harun, M.Farm. Program ini bertujuan untuk mewujudkan Farmasi Go Green yang merupakan bagian dari Gerakan Sedekah Sampah Plastik (GASSTIK).
Menurut Nurhidayati, latar belakang diluncurkannya program ini adalah karena keprihatinan akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah plastik terhadap lingkungan. "Sampah plastik menjadi sumber kerusakan lingkungan dan pemanasan global, sementara sulit terurai oleh mikroorganisme alami," ujarnya.
Selain itu, Nurhidayati juga menyoroti sifat kedermawanan yang melekat dalam masyarakat Indonesia. Menurutnya, inisiatif sedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk pengelolaan sampah plastik. Program GASSTIK berfokus pada pengumpulan sampah plastik di bank sampah program studi farmasi. Sampah plastik yang terkumpul dijual dan hasil penjualannya disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.
"Program Farmasi Go Green ini dinamakan GASSTIK, atau Gerakan Sedekah Sampah Plastik. Daripada membiarkan sampah plastik berserakan, kami mengumpulkannya di bank sampah kami, kemudian hasil penjualan akan disalurkan melalui LAZISMU Ciamis untuk program-program kemanusiaan," jelas Nurhidayati.
Ketua Prodi Farmasi juga mengajak seluruh civitas akademika untuk ikut terlibat dalam gerakan ini, sejalan dengan arahan dari Ketua STIKes. Dalam proses pengangkutan dan penjualan sampah plastik, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga turut memberikan fasilitas melalui Dinas DPRKPLH.
Dengan adanya program Farmasi Go Green dan GASSTIK ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam perlindungan lingkungan serta membantu mereka yang membutuhkan melalui konsep sedekah dari pengelolaan sampah plastik. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa peran aktif dalam lingkungan dapat sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi di masyarakat.
